• Orang Papua Minoritas dalam Air New Guinea ke Port Moresby

    Cukup menarik dan saya akhirnya menyadarkan diri bahwa memang jumlah orang Melanesia tidak dapat disamakan dengan total penduduk Jawa. Total orang Melanesia kurang lebih 25 juta kalau dibandingkan dengan penduduk Jawa lebih dari seratus juta lebih.

  • Kalau ke Denpasar Bali Jangan pakai Supir Bandara Tanpa Counter

    Saya sebenarnya sudah harus tahu hal ini, saya tidak boleh atau harus menghindari sekuat tenaga dalam yang saya miliki untuk tidak mengambil sopir yang pura-pura pakai identitas asli sopir bandara dan meminta langsung dia bawa tanpa menyebut harga atau sebelum negosiasi apa-apa.

  • Booking Group 10 Orang ke Atas di papua.click

    Di Papua.click tersedia fasilitas booking dalam kelompok, terdiri dari 10 orang ke atas.

  • Pengalaman Terbang Denpasar ke Port Vila Vanuatu

    Pengalaman saya terbang dari Denpasar Bali ke Port Vila Vanuatu penting saya bagikan karena pafa saat saya berangkat saya bawa dua botol minyak Yawy atau dipanggil dalam bahasa Indonesia sebagai buah merah.

  • Layanan PAPUA.click

    Guna mempermuda perjalanan anda ke mana saja di seluruh manca negara, papua.click hadi kehadapan anda, menawarkan paket tiket pesawat murah serta berbagai fasilitas perjalanan lainnya. papua.click juga menyediakan layanan pembelian pulsa dan berbagai layanan lainnya. Untuk selengkapnya silahkan kunjungi website kami di http://papua.click/

Ricky Kayame

Ricky Kayame adalah seorang pemain sepak bola profesional Indonesia yang lahir pada 21 September 1993 di Nabire, Papua. la dikenal sebagai penyerang lincah dengan posisi utama sebagai sayap kanan.

BOLA.NET

TRANSFER SEPAKBOLA

Karier Klub:

• Persipura Jayapura (2013-2017):

Ricky memulai karier profesionalnya bersama Persipura Jayapura pada Oktober 2012 setelah lolos seleksi talenta lokal. Debutnya terjadi pada 3 Juli 2013 melawan Persidafon Dafonsoro, di mana ia mencetak dua gol dalam kemenangan 8-1. Selama periode ini, Ricky tampil dalam 46 pertandingan liga dan mencetak 8 gol.

• Persib Bandung (2016, pinjaman):

Pada tahun 2016, Ricky dipinjamkan ke Persib Bandung, di mana ia bermain dalam 7 pertandingan dan mencetak 2 gol.

BOLA NET

• Persebaya Surabaya (2017-2019): Setelah masa pinjamannya, Ricky bergabung dengan Persebaya Surabaya. la berkontribusi dalam 28 pertandingan liga dengan mencetak 4 gol dan membantu Persebaya meraih gelar juara Liga 2 pada tahun 2017.

• Arema FC (2019-2020): Ricky kemudian pindah ke Arema FC, di mana ia tampil dalam 33 pertandingan dan mencetak 5 gol. Bersama Arema, ia memenangkan Piala Presiden 2019 dan menjadi pencetak gol terbanyak bersama dalam turnamen tersebut.

• Persita Tangerang (2020-2021): Pada musim 2020, Ricky bergabung dengan Persita Tangerang, namun hanya tampil dalam 3 pertandingan tanpa mencetak gol.

WIKIPEDIA ID

• Kembali ke Persipura Jayapura (2021-2022): Ricky kembali ke Persipura Jayapura pada tahun 2021 dan bermain dalam 10 pertandingan, mencetak 2 gol.

FLASHSCORE

• Persewar Waropen (2022-2023):

Setelah itu, ia bergabung dengan Persewar Waropen, meskipun tidak mencatatkan penampilan selama periode ini.

FLASHSCORE

• Persipura Jayapura (2023-2024):

Ricky kembali lagi ke Persipura Jayapura pada tahun 2023 dan tampil dalam 6 pertandingan.

• Persipani Paniai (2024-sekarang):

Sejak Desember 2024, Ricky bergabung dengan klub Persipani Paniai.

WIKIPEDIA

Karier Internasional:

Pada tahun 2013, Ricky mewakili Tim Nasional Indonesia U-23 dalam 3 pertandingan dan mencetak 1 gol.

WIKIPEDIA

Prestasi:

• Persipura Jayapura:

• Juara Indonesia Super League: 2013.

WIKIPEDIA

• Juara Indonesia Soccer Championship A: 2016.

• Persebaya Surabaya:

• Juara Liga 2: 2017.

WIKIPEDIA

• Arema FC:

• Juara Piala Presiden: 2019.

TRANSFER SEPAKBOLA

• Top Skor Piala Presiden: 2019 (bersama).

Ricky Kayame dikenal karena kontribusinya yang signifikan di berbagai klub Indonesia, terutama dalam membantu tim meraih gelar juara dan prestasi individu sebagai pencetak gol.
Share:

Ricky Kambuaya: Gelandang Papua yang Rendah Hati dan Penuh Perjuangan

Ricky Kambuaya adalah salah satu pemain sepak bola berbakat yang berasal dari Papua. Sebagai bagian dari Tim Nasional Indonesia, ia telah menunjukkan kemampuan luar biasa di lapangan hijau. Kecepatan, kelincahan, dan visi permainannya membuatnya menjadi andalan bagi tim Garuda.

Saat ini, Ricky berperan sebagai gelandang Timnas Indonesia dan baru-baru ini menjadi sorotan karena aksi-aksinya yang luar biasa di lapangan. Ia mampu memberikan umpan-umpan trik yang cerdas, meskipun tidak semuanya berujung gol. Namun, aksi-aksinya membuktikan bahwa ia adalah gelandang kreatif yang mampu membangun serangan berbahaya bagi tim.

Keberhasilan Ricky di lapangan bukanlah hasil instan. Ia telah bekerja keras untuk mencapai levelnya saat ini, bersaing dengan para pemain naturalisasi yang memperkuat Timnas. Dengan semangat pantang menyerah dan etos kerja tinggi, Ricky terus membuktikan bahwa pemain lokal juga memiliki kualitas yang bisa diandalkan.

Namun, di balik segala prestasinya, Ricky tetap menjadi sosok yang sederhana dan rendah hati. Saat tidak bermain sepak bola, ia mengisi waktu luangnya dengan berkebun dan berolahraga di kampung halamannya. Latihan fisik yang ia jalani tidak hanya terbatas di lapangan, tetapi juga melalui aktivitas alami seperti berlari naik turun gunung di desanya. Selain menjaga kebugaran, Ricky juga senang bekerja di kebun dan membantu keluarganya, menunjukkan kecintaannya pada tanah kelahirannya.

Ricky Kambuaya adalah contoh nyata bahwa kerja keras dan ketekunan dapat membawa seseorang menuju kesuksesan. Namun, yang membuatnya semakin dihormati bukan hanya kemampuannya di lapangan, tetapi juga sikap rendah hati dan rasa cintanya terhadap kampung halaman. Dengan bakat dan kerja kerasnya, Ricky berpotensi menjadi salah satu gelandang terbaik yang pernah dimiliki Indonesia.

#RickyKambuaya #PapuaBrazilnyaIndonesia #TalentaPapua #GarudaDiDada #SepakBolaIndonesia #MimpiAnakBangsa #BanggaPapua #SemangatGaruda #TimnasIndonesia #fyp #fbpro #foto
Share:

Flashback ketika Boaz Solossa dituduh tidak nasionalis

Flashback ketika Boaz Solossa dituduh tidak nasionalis karena menolak panggilan Timnas demi pemulihan cederanya yang belum sembuh total.

Dirinya menampik fitnah tersebut dengan mengatakan "Apa yang terjadi ini (cedera parah) membuktikan saya akan selalu total kalau dipercaya main untuk timnas. Jangan pernah mengatakan saya tak nasionalis," kata Boaz saat menjalani pemulihan cedera pada 2007.

"Saya pernah patah kaki 2 kali saat membela negara ini." Sambungnya.

Setelah kejadian tersebut beberapa tahun selanjutnya Boaz Solossa kembali dipanggil Timnas dan menjalani masa masa akhirnya bersama Timnas di Piala AFF.
Share:

Popular Posts

Recent Posts